SPIRIT 2011

SPIRIT ONLINE

Ragu Masuk ITB? Oh Tidaaak!

Beberapa bulan belakangan mungkin teman-teman dipusingkan jalur masuk ITB yang bernama SNMPTN. Di bawah ini ada info-info yang semoga bisa dimanfaatkan dan bisa dikabarkan pada yang lain.

Latar Belakang

Jika teman-teman tahu bahwa BIDIK MISI tahun 2010 mensyaratkan prestasi 30% terbaik di kelas, apakah teman-teman merasa itu sebuah keadilan? Jela…s tidak. Banyak saudara-saudara kita yang –maaf- kurang mampu, yang sebenarnya cerdas tapi tidak punya kesempatan yang sama dengan teman-temannya untuk bersaing. Kurangnya fasilitas dan terbatasnya akses menjadi penghalang dari prestasi akademik mereka. Bahkan halangan tersebut bisa berupa tuntutan untuk bisa melanjutkan hidup hari esok. Konsentrasi mereka dicurahkan untuk bertahan hidup. Benar-benar tidak adil jika dibandingkan dengan mereka yang bisa mengikuti bimbel, bebas menggunakan warnet, dan lain sebagainya. Keadilan memang hanya dari-Nya. Namun bangsa yang sedang memperbaiki diri ini melalui KemDikNas menyusun sebuah sistem yang –semoga- lebih adil: SNMPTN Jalur Undangan. Ini juga latar belakang ITB memberi porsi 60% di sistem ini.

Salah satu keunggulan sistem SNMPTN ini adalah fleksibilitas presentase prestasi calon mahasiswa. Pada sekolah dengan akreditasi tinggi, yang di dalamnya terdapat persaingan yang ketat, memiliki presentase yang lebih longgar. Info lebih lengkap bisa dilihat di www.snmptn.ac.id

Selain itu, cara merangking siswa boleh dengan rangking yang hanya memperhitungkan nilai-nilai mapel UN. Jika sistem ini dipakai, nilai mapel lain bisa dimasukkan jika memang menunjukkan keunggulan siswa tersebut. Contoh: untuk mendapat nilai plus dalam penerimaan mahasiswa FSRD, sekolah bisa mencantumkan nilai mapel Seni Budaya. Yang terpenting dalam penentuan sistem rangking adalah adanya kesepakatan sekolah dengan semua pihak dan dilakukan secara konsisten pada seluruh siswa.

Jika sekolah terbukti melakukan kecurangan dalam mendaftarkan siswanya, sekolah tersebut akan di-blacklist dari seluruh jalur SNMPTN selama dua tahun.

BPPM(Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayar di Muka)

Banyak protes yang berdatangan menyambut ditetapkannya BPPM 55 juta rupiah untuk fakultas/sekolah sains dan teknik serta 80 juta rupiah untuk SBM. Sebenarnya tidak se-saklek yang diduga teman-teman. Jika memang merasa hanya bisa membayar 75%, 50%, 25%, atau Rp 0,00 , janjikan saja BPPM sebesar kemampuan teman-teman.  Yang penting, besarnya BPPM diberitahukan pada ITB dengan mengirim form ke alamat yang ada pada www.usm.itb.ac.id . Besarnya BPPM yang dijanjikan tidak memengaruhi kemungkinan diterimanya mahasiswa. Form kesediaan BPPM hanya sebagai syarat bahwa calon mahasiswa mau memenuhi aturan dari ITB. Form ini selama proses SNMPTN hanya dilihat sebagai sebuah kelengkapan. Jika sudah diterima, barulah form tersebut akan dimintai pertanggungjawabannya. Bagi yang meminta keringanan akan dimintai bukti berupa beberapa berkas yang belum ada kepastian tentangnya.

Beasiswa Full

Jika ada calon mahasiswa yang ingin mendapat beasiswa BIDIKMISI(uang kuliah gratis plus biaya hidup), bisa mendaftarkan diri ke sekolah masing-masing. Selanjutnya, kepala sekolah yang akan mendaftarkan calon mahasiswa sebagai calon penerima BIDIKMISI. Sedangkan berkas persyaratan BIDIKMISI –kalau ada- baru akan ditagih setelah peserta diterima sebagai mahasiswa. Pencalonan pelamar BIDIKMISI diserahkan sepenuhnya di sekolah.

ITB menargetkan MINIMAL 20% mahasiswa yang diterima mendapatkan beasiswa. Artinya, ITB bisa menerima lebih dari itu. Jika BIDIKMISI tidak mencukupi, masih ada beasiswa lain seperti BIUS(Beasiswa ITB Untuk Semua).

Rencananya, penerimaan calon mahasiswa dengan beasiswa hanya akan ada di SNMPTN Jalur Undangan. Tapi jika di jalur ini calon mahasiswa yang kurang mampu yang diterima jumlahnya di bawah 20%, ITB masih membuka kesempatan di SNMPTN Jalur Ujian Tulis. ITB akan mengusahakan beasiswa-beasiswa tersebut tidak salah sasaran hanya untuk memenuhi target 20%. Di luar kedua beasiswa tersebut pun masih banyak beasiswa di ITB. Bahkan saking banyaknya kadang beasiswa juga bisa didapatkan mereka yang mampu.

Bagaimana dengan yang taraf ekonominya ‘pas-pasan’? Sebenarnya mereka yang orangtuanya memiliki gaji di bawah 3-4juta rupiah di ITB tergolong layak mendapat beasiswa. Masalah BPPM, sekali lagi, tidak perlu dipaksakan 55 juta rupiah. Tapi, jangan menjanjikan BPPM di bawah kemampuan. Setidaknya BPPM yang dijanjikan sebesar sekitar 10% pendapatan per bulan kedua orangtua dikalikan 24bulan.

Fakta unik: dari sekitar 17.000 SMA di Indonesia, hingga saat ini (rabu 16/02/2011) hanya sekitar 500 SMA yang mendaftarkan diri mengikuti SNMPTN Jalur Undangan ke ITB. Kasihan siswa-siswanya jika sampai kehilangan kesempatan mengikuti jalur ini. Toh tidak ada ruginya. Minimal, pastikan sekolahmu sudah terdaftar! Jika belum, silakan melobi kepala sekolah masing-masing..

Sumber: wawancara Kementerian Pelayanan dan Kesejahteraan Mahasiswa Kabinet KM-ITB dengan Kasubdit Penjaringan Mahasiswa.

3 responses to “Ragu Masuk ITB? Oh Tidaaak!

  1. Pingback: Tweets that mention Ragu Masuk ITB? Oh Tidaaak! « SPIRIT 2011 -- Topsy.com

  2. selvy February 20, 2011 at 07:40

    saya mau tanya kalau buat lulusan sma tahun ajaran 2009/2010 apa bisa ikut juga?
    Beasiswa apa yang ada di ITB buat lulusan 2009/2010?
    Karena saya mau kuliah tapi saya tidak ada biaya.
    Mohon bantuannya.
    Trims

  3. Roffianto Adi Nugroho March 5, 2011 at 16:32

    assalamu’alaykum.
    tolong dimasukkan ke dalam halaman muka. atau di berita.
    sangat bermanfaat. lengkap.

    Offu
    SMAN 3 bandung 2008
    “Di bawah ini, informasi umum tentang proses penerimaan mahasiswa baru
    ITB dan penerima BIUS (sebetulnya ada di situs BIUS).

    yang terpenting, berbeda dengan sebelum-sebelumnya, kali ini
    permohonan BIUS diajukan setelah mahasiswa diterima di ITB.

    Bagi mereka yang mau SNMPTN gratis, bisa daftar beasiswa BIDIK MISI.
    Nanti, kalau diterima di ITB, BIUS-nya akan digabung dengan BIDIK
    MISI. Soal bidik misi ini, lihat di situs:
    http://bidikmisi.dikti.go.id/portal/

    Situs-situs penting lain yang harus dibaca:
    http://www.itb.ac.id/
    http://www.itb.ac.id/usm-itb/
    http://www.itbuntuksemua.com/
    http://www.snmptn.ac.id/
    https://undangan.snmptn.ac.id/.
    dan
    http://ujian.snmptn.ac.id/

    Semua informasi tentang ITB dan BIUS mengacu ke situs-situs tsb.

    ============
    Peminat program Beasiswa ITB Untuk Semua (BIUS) dapat mendaftar masuk
    ITB melalui dua jalur penerimaan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk
    Perguruan Tinggi Negeri), yaitu:

    Jalur Undangan

    Jalur ini disediakan untuk mereka yang berprestasi sangat baik di
    sekolahnya. Siswa harus terlebih dahulu dinominasikan oleh sekolahnya.
    Siswa yang telah didaftarkan oleh pihak sekolah akan diberi Nomor
    Pendaftaran dan Password untuk mendaftarkan diri di situs
    https://undangan.snmptn.ac.id/.

    Dengan menggunakan Nomor Pendaftaran dan Password, siswa mengisi
    biodata, pilihan PTN dan program studi, mengunggah (upload) foto resmi
    terbaru, dan mencetak Kartu Bukti Pendaftaran.

    Jadwal seleksi jalur Undangan sbb:

    Pendaftaran : 1 Februari – 12 Maret 2011
    Pengumuman Hasil : 18 Mei 2011
    Registrasi : 31 Mei dan/atau 1 Juni 2011

    Jalur Ujian Tertulis dan/atau Ketrampilan

    Jalur ini disediakan bagi semua siswa. Pendaftaran SNMPTN 2011 jalur
    Ujian Tertulis dan/atau Keterampilan dilakukan secara online melalui
    halaman situs http://ujian.snmptn.ac.id/.

    Pendaftaran SNMPTN Jalur Ujian Tertulis/Keterampilan dilakukan pada
    2–24 Mei 2011. Ujian tertulis diadakan pada 31 Mei–1 Juni 2011.
    Sementara itu, ujian Keterampilan pada 3-4 Juni 2011. Hasil ujian akan
    diumukan pada 30 Juni 2011.

    PERMOHONAN BEASISWA

    Mereka yang lulus SNMPTN, baik Jalur Undangan maupun Jalur Ujian
    Tertulis dan/atau Ketrampilan, dipersilakan mengajukan permohonan
    Beasiswa ITB Untuk Semua, dengan mengisi formulir serta melengkapi
    dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Penerima BIUS diumumkan segera
    setelah permohonan yang bersangkutan disetujui.

    Syarat-syarat yang harus dipenuhi calon penerima beasiswa:

    Pengahasilan kedua orang tua calon penerima beasiswa di bawah atau
    sama dengan Upah Regional Minimum (UMR),
    Memiliki prestasi akademik yang baik,
    Aktif di kegiatan organisasi dan ekstrakulikuler semasa di SMU dan sederajat,
    Memiliki prestasi non-akademik.

    Dokumen yang harus disertakan dalam formulir pengajuan beasiswa:

    Essay/karangan singkat tentang calon penerima beasiswa, keluarga,
    cita-cita dan kegiatan calon penerima beasiswa, sesuai format yang
    telah disediakan ITB,
    Surat Keterangan Penghasilan atas nama masing-masing kedua Orang Tua
    calon penerima beasiswa, dilegalisasi oleh RT/RW,
    Keterangan Tidak Mampu dari RT/RW atas nama masing-masing kedua Orang
    Tua calon penerima beasiswa,
    Keterangan Tidak Mampu atas nama masing-masing kedua Orang Tua calon
    penerima beasiswa dari Dinas Sosial Daerah setempat, minimal setingkat
    Kecamatan,
    Kartu Keluarga Orang Tua calon penerima beasiswa,
    Fotokopi KTP kedua Orang Tua calon penerima beasiswa,
    Fotokopi Kartu Identitas calon penerima beasiswa.

    Sebarkan ke adek-adek kelas ya🙂 tetep semangat!

    Salam hangat penuh semangat!
    Di bawah ini, informasi umum tentang proses penerimaan mahasiswa baru
    ITB dan penerima BIUS (sebetulnya ada di situs BIUS).

    yang terpenting, berbeda dengan sebelum-sebelumnya, kali ini
    permohonan BIUS diajukan setelah mahasiswa diterima di ITB.

    Bagi mereka yang mau SNMPTN gratis, bisa daftar beasiswa BIDIK MISI.
    Nanti, kalau diterima di ITB, BIUS-nya akan digabung dengan BIDIK
    MISI. Soal bidik misi ini, lihat di situs:
    http://bidikmisi.dikti.go.id/portal/

    Situs-situs penting lain yang harus dibaca:
    http://www.itb.ac.id/
    http://www.itb.ac.id/usm-itb/
    http://www.itbuntuksemua.com/
    http://www.snmptn.ac.id/
    https://undangan.snmptn.ac.id/.
    dan
    http://ujian.snmptn.ac.id/

    Semua informasi tentang ITB dan BIUS mengacu ke situs-situs tsb.

    ============
    Peminat program Beasiswa ITB Untuk Semua (BIUS) dapat mendaftar masuk
    ITB melalui dua jalur penerimaan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk
    Perguruan Tinggi Negeri), yaitu:

    Jalur Undangan

    Jalur ini disediakan untuk mereka yang berprestasi sangat baik di
    sekolahnya. Siswa harus terlebih dahulu dinominasikan oleh sekolahnya.
    Siswa yang telah didaftarkan oleh pihak sekolah akan diberi Nomor
    Pendaftaran dan Password untuk mendaftarkan diri di situs
    https://undangan.snmptn.ac.id/.

    Dengan menggunakan Nomor Pendaftaran dan Password, siswa mengisi
    biodata, pilihan PTN dan program studi, mengunggah (upload) foto resmi
    terbaru, dan mencetak Kartu Bukti Pendaftaran.

    Jadwal seleksi jalur Undangan sbb:

    Pendaftaran : 1 Februari – 12 Maret 2011
    Pengumuman Hasil : 18 Mei 2011
    Registrasi : 31 Mei dan/atau 1 Juni 2011

    Jalur Ujian Tertulis dan/atau Ketrampilan

    Jalur ini disediakan bagi semua siswa. Pendaftaran SNMPTN 2011 jalur
    Ujian Tertulis dan/atau Keterampilan dilakukan secara online melalui
    halaman situs http://ujian.snmptn.ac.id/.

    Pendaftaran SNMPTN Jalur Ujian Tertulis/Keterampilan dilakukan pada
    2–24 Mei 2011. Ujian tertulis diadakan pada 31 Mei–1 Juni 2011.
    Sementara itu, ujian Keterampilan pada 3-4 Juni 2011. Hasil ujian akan
    diumukan pada 30 Juni 2011.

    PERMOHONAN BEASISWA

    Mereka yang lulus SNMPTN, baik Jalur Undangan maupun Jalur Ujian
    Tertulis dan/atau Ketrampilan, dipersilakan mengajukan permohonan
    Beasiswa ITB Untuk Semua, dengan mengisi formulir serta melengkapi
    dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Penerima BIUS diumumkan segera
    setelah permohonan yang bersangkutan disetujui.

    Syarat-syarat yang harus dipenuhi calon penerima beasiswa:

    Pengahasilan kedua orang tua calon penerima beasiswa di bawah atau
    sama dengan Upah Regional Minimum (UMR),
    Memiliki prestasi akademik yang baik,
    Aktif di kegiatan organisasi dan ekstrakulikuler semasa di SMU dan sederajat,
    Memiliki prestasi non-akademik.

    Dokumen yang harus disertakan dalam formulir pengajuan beasiswa:

    Essay/karangan singkat tentang calon penerima beasiswa, keluarga,
    cita-cita dan kegiatan calon penerima beasiswa, sesuai format yang
    telah disediakan ITB,
    Surat Keterangan Penghasilan atas nama masing-masing kedua Orang Tua
    calon penerima beasiswa, dilegalisasi oleh RT/RW,
    Keterangan Tidak Mampu dari RT/RW atas nama masing-masing kedua Orang
    Tua calon penerima beasiswa,
    Keterangan Tidak Mampu atas nama masing-masing kedua Orang Tua calon
    penerima beasiswa dari Dinas Sosial Daerah setempat, minimal setingkat
    Kecamatan,
    Kartu Keluarga Orang Tua calon penerima beasiswa,
    Fotokopi KTP kedua Orang Tua calon penerima beasiswa,
    Fotokopi Kartu Identitas calon penerima beasiswa.

    Sebarkan ke adek-adek kelas ya🙂 tetep semangat!

    Salam hangat penuh semangat!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s