SPIRIT 2011

SPIRIT ONLINE

Curahan Hati Seorang Siswa…

Saya adalah seorang siswa SMA Negeri 3 Bandung angkatan 2010. Ini saya dan kisah hidup saya di fase registrasi kehidupan kampus.

Jauh-jauh hari saya rencanain tujuan akhir, pengen jadi apa dan sebagainya. Akhirnya saya tarik kesimpulan tempat kuliah mana yang cocok dan pilihan itu jatuh pada ITB, di FTMD tepatnya. Singkat cerita saya bertekad ngambil jalur USM Terpusat, ujian mandiri yang ITB gelar yang biayanya terjangkau.

Gak mau tau gimana caranya saya harus masuk lewat USM 2 (selain karena yang diujinya Cuma 4 mata pelajaran, saya alergi SNMPTN karena yang harus dipelajari banyak). Saking takutnya gak lulus USM  saya bilang ke temen2, “Lamun gagal USM, bisa paeh urang. SNMPTN gak ada persiapan euy.”

Doa tiap solat pun maksa, “Saya ingin masuk FTMD tahun ini, ya Allah.”  Disertai dengan belajar setengah mati, ikut bimbel, kerjain soal sana-sini demi sebuah email yang bertuliskan “anda diterima di ITB fakultas X.”

Alhamdulillah setelah mengerjakan soal USM yang sangat gampang, saya disuruh ITB ngambil SNMPTN yang awalnya saya hindari. Orang tua bukan menghibur tapi malah nanya ini itu marah-marah gak karuan  gara2 gagal USM.

Selang waktu pengumuman dengan SNMPTN ±2 minggu, dengan kondisi saya yang frustasi, down, belum siap materi. Dua minggu waktu yang sangat kurang, dan betul saja. Hari pertama SNMPTN (B.ing, B.Indo, MatDas) saya gemetar dahsyat.

Saya boros waktu gara2 bahasa Inggris yang saya yakin bisa, padahal soalnya susah luar biasa. Saya ngerjain Matdas 3/15 (baca:3 dari 15 soal), B.Indo 3/15, B.ing 15/15, dengan sangat tidak yakin itu bakal bener semua. Hari kedua juga bikin merinding. MatIpa ngerjain 6/15, Biologi 12/15, Kimia 8/15, dan yang paling dahsyat Fisika 2/15. Dengan statistik ngerjain soal kaya gitu, akhirnya saya ikhlas ngelepas ITB kalau-kalau ntar ditolak lagi, semua udah diatur.

Doa harian saya ganti jadi “ampuni saya karena memaksa ya Allah, saya Ikhlas, beri saya peran sesuai scenario terbaikMu.”

Pas hari pengumuman, saya kaget ternyata ITB menerima lamaran saya. Yang saya yakini sampe sekarang, itu bukan 100% hasil kerja saya. Saya yakin Allah berperan, doa orang tua saya, doa mang Agus (tukang somay langganan), bu Dede (tukang nasi kuning), bu Euis (tukang pecel lele), doa nenek yang saya kasih duit di jalan, doa temen2 dan banyak doa lainnya.

Saya yakin semua anak SMA 3 pintar, tapi pintar saja tidak cukup untuk hidup.

 

3 responses to “Curahan Hati Seorang Siswa…

  1. offunugroho December 30, 2010 at 08:13

    bagaimana caranya sayanya bisa mnulis yg seperti ini ya??
    by the way.. blognya bagus sekali, subhanallah..

  2. avantgarde03 December 30, 2010 at 08:36

    okeh. buat akang langsung aja silahkan login dg ID wordpress akang, lalu lihat bar di atas, klik SPIRIT 2011.

  3. aris January 27, 2012 at 13:54

    sangat menggugah saya !
    SUBHANALLAH !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s